Pengelolaan Air Bersih dengan Metode Sederhana di Desa Kualu Kecamatan Tambang

Authors

  • Sri Hardianti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Zurrahmi ZR Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Yoana agnesia Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Fahmi Iqbal Firmananda Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/jestmc.v4i3.380

Keywords:

clean water, appropriate technology, community service, Kualu Village

Abstract

The availability of clean water is a fundamental necessity that greatly affects public health and quality of life. Kualu Village, Tambang Subdistrict, Kampar Regency, continues to face problems related to clean water quality, particularly from well water sources that are colored, odorous, and potentially contaminated. This community service activity aimed to improve access to and the quality of clean water through the application of appropriate technology in the form of a simple water filtration system that is easy for the community to operate and maintain. The implementation methods included an initial survey, technology design, training, mentoring, and evaluation. The results showed an increase in community knowledge and skills in managing clean water, as well as improvements in the physical quality of water. This activity is expected to contribute to improving environmental health and the sustainability of clean water management in Kualu Village.

References

Arsyad, M. (2019). Metode Teknologi Tepat Guna untuk pengelolaan air bersih pedesaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar. (2023). Kecamatan Tambang dalam angka 2023. Bangkinang: BPS Kabupaten Kampar.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan. Jakarta: Depkes RI.

Effendi, H. (2016). Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2019). Petunjuk teknis penyediaan air bersih perdesaan. Jakarta: PUPR.

Mahmud, A., & Sari, R. (2021). Penerapan teknologi saringan pasir lambat untuk meningkatkan kualitas air sumur. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–52.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu kesehatan masyarakat: Prinsip-prinsip dasar. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahman, A., & Putra, D. (2020). Pengelolaan air bersih berbasis masyarakat di wilayah perdesaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 23–31.

Slamet, J. S. (2015). Kesehatan lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Suharto, E. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Bandung: Alfabeta.

Suripin. (2018). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offset.

Triatmodjo, B. (2019). Teknik penyediaan air bersih. Yogyakarta: Beta Offset.

World Health Organization. (2017). Guidelines for drinking-water quality (4th ed.). Geneva: WHO.

Yudo, S., & Said, N. I. (2018). Teknologi pengolahan air bersih sederhana untuk masyarakat pedesaan. Jurnal Air Indonesia, 11(2), 67–75.

Downloads

Published

2025-11-29

How to Cite

Hardianti, S., ZR, Z., agnesia, Y., & Iqbal Firmananda, F. (2025). Pengelolaan Air Bersih dengan Metode Sederhana di Desa Kualu Kecamatan Tambang. Journal of Social and Community Service, 4(3), 156–162. https://doi.org/10.31004/jestmc.v4i3.380