Bantuan Konsultasi Perencanaan Kebutuhan Bahan Material Pembangunan Rumah Sederhana Sehat Dusun Subanglan Desa Binuang Kecamatan Bangkinang

Authors

  • Beny Setiawan Fakultas Teknik, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Agus Alisa Putra Fakultas Teknik, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Adam Muhammad Fakultas Teknik, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Shella Triananda Fakultas Teknik, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jestmc.v2i1.79

Keywords:

Simple and Healthy House, Livable House, Planning Consultation, Material Requirements, Estimated Costs

Abstract

Pemerintah dalam hal ini Kementrerian Permukiman dan Prasarana Wilayah telah mengeluarkan Kepmen 403/KPTS/M/2002 (Depkimpraswil RI, 2002) yang mengatur beberapa ketentuan umum pembangunan rumah sederhana sehat menjadi landasan umum bagi masyarakat untuk membangun rumah tempat tinggalnya. Penelitian Siti Farikha (2022) menghasilkan data penilaian rumah masyarakat Dusun Subanglan dan Dusun Sungkinang yang berada pada Desa Binuang Kecamatan Bangkinang dari total responden penelitian terdapat 50,37% rumah sehat dan sisanya 49,63% rumah tidak sehat. Rumah Bapak Dedi Syawal ditetapkan sebagai mitra karena berdasarkan penilaian penelitian tergolong rumah tidak sehat dengan poin penilaian sebesar 743. Kegiatan ini menggunakan beberapa metode, untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra digunakan metode observasi yang merupakan salah satu metode dengan cara mengamati atau meninjau secara cermat dan langsung di lokasi. Berdasarkan hasil perhitungan, kebutuhan bahan yang dibutuhkan dalam pembangunan rumah mitra bisa dilihat pada tabel 5. 3. yang tergolong cukup tinggi, namun dengan perencanaan yang matang dan tepat, kebutuhan tersebut dapat diakomodasi dan diatur agar pembangunan rumah dapat dilakukan dengan efisien dan efektif. Mitra mendapatkan pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik mengenai rumah sederhana sehat, serta bagai mana cara merencanakan kebutuhan bahan material yang tepat dan efektif. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat dan meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pembangunan rumah yang sehat dan layak huni.

References

Depkes, R. (2008). Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

Depkimpraswil RI. (2002). Kepmenkimpraswil Nomor: 403/KPTS/M/2002 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat (Rs Sehat). 1999–2001.

Kandun, I. N. (2010). Pedoman Teknis penilaian Rumah sehat.

Kemenkeu RI. (2020). Permenkeu RI Nomor: 78/PMK.02/2019. Jakarta.

Kementerian PUPR. (2022). Peraturan Menteri PUPR Nomor: 1 Tahun 2022. Jakarta.

Nugraha, A. (2018). Perhitungan Volume Pekerjaan Konstruksi dengan Menggunakan AutoCAD. Malang: Deepublish.

Syafnidawati. (2020). Observasi. Diambil 16 Januari 2023, dari Universitas Raharja website: https://raharja.ac.id/2020/11/10/observasi/

Downloads

Published

2023-03-24

How to Cite

Setiawan, B., Putra, A. A., Muhammad, A., & Triananda , S. (2023). Bantuan Konsultasi Perencanaan Kebutuhan Bahan Material Pembangunan Rumah Sederhana Sehat Dusun Subanglan Desa Binuang Kecamatan Bangkinang. Journal of Social and Community Service, 2(1), 31–37. https://doi.org/10.31004/jestmc.v2i1.79

Issue

Section

Articles